Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya.”
We Found Love
Salam Sejahtera,
Kami mengundang Bapak/Ibu/Sdra/Sdri untuk berkenan hadir dalam acara pernikahan kami :




















“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Wedding Event
Pukul : 10.00 WIB - Selesai
Lokasi Acara :
Gereja HKI Sei Mati, Resort Air Hidup
Komplek Gabion Sei Mati
Pukul : 12.00 WIB - Selesai
Lokasi Acara :
WISMA RATA
:Jl. Medan Belawan No.93, Medan
Dalam setiap kisah cinta yang dirangkai oleh Tuhan, tidak ada pola yang harus selalu sama.Hubungan kami dimulai bukan dengan proses pacaran seperti pada umumnya.tetapi dengan sebuah komitmen serius sejak awal.kami percaya bahwa ketika Tuhan mempertemukan dua hati yang siap.maka kedewasaan dan tujuan bersama menjadi lebih penting daripada status.
Perkenalan kami terjadi pada bulan Januari 2025,melalui amang C.Pdt Jonri Simanjuntak dan Kak GSM Cristina Siahaan. Saat itu, kami mulai saling mengenal bukan untuk menjalin hubungan sesaat, melainkan untuk membangun fondasi menuju pernikahan.Komunikasi kami berjalan dengan intens dan terbuka, meskipun kami tinggal berjauhan Maruli di Bontang,Kaltim dan Hetty di Medan.
Pada April 2025, Maruli datang langsung menemui saya di Medan sebagai bukti kesungguhannya. Dalam kunjungan itu, kami bergereja bersama, bertemu dengan keluarga sebagai bentuk penghormatan serta langkah nyata menuju masa depan bersama.
Kami memilih untuk tidak menjalani hubungan sebahai sepasang pacar, melainkan sebagai dua pribadi yang saling mengenal dengan tujuan pernikahan. Tidak ada gombalan, tidak ada janji manis, tapi ada doa, komitmen, dan keseriusan. Hubungan kami dibangun dengan keyakinan bahwa Tuhan turut bekerja didalamnya.
Sebagai persiapan lahir dan batin, kami sepakat untuk melangsungkan pernikahan pada 14 Agustus 2025. Hari itu akan menjadi awal dari kehidupan baru kami sebagai suami dan istri bukan karena sudah lama bersama, tetapi karena kami siap melangkah dalam kasih dan tuntunan Tuhan.
Kami bersyukur atas setiap proses yang kami jalani. Kisah ini bukan tentang lamanya waktu mengenal, tapi tentang niat yang tulus dan langkah yang diberkati.